Panduan penggunaan email
Email merupakan salah satu media pengiriman informasi yang paling banyak digunakan dan tak tergantikan hingga saat ini. Seiring tren media sosial dan mobile apps yang muncul silih berganti, penggunaan email tetap signifikan. Malah, email seringkali menjadi persyaratan utama. Lihat saja layanan keuangan online, website ecommerce, maupun Autoresponder, email memiliki peran sebagai pengganti identitas anda.
Ide pengembangan email sendiri awalnya berasal dari cara berkirim pesan tradisional seperti menggunakan surat. Keunggulannya, penggunaan email dapat meningkatkan kecepatan komunikasi hingga berkali lipat. Bayangkan, aktivitas penyampaian informasi dapat dipersingkat dari hitungan hari menjadi hitungan detik saja!
Sebagai contoh, simak ilustrasi perbandingan pengiriman pesan secara tradisional melalui surat dengan pengiriman pesan melalui email.
Seperti yang bisa Anda lihat dalam ilustrasi di atas, sebenarnya cara kerja pengiriman email tidak jauh berbeda dengan surat biasa. Yang membedakan adalah media penyimpan serta perantara pesannya.
Jika surat tradisional ditulis pada lembaran kertas kemudian dikirim melalui kantor pos dan membutuhkan waktu berhari -hari agar dapat tersampaikan, email ditulis melalui aplikasi layanan email dan disampaikan melalui jaringan internet. Proses penyampaian pesan pun hanya memakan waktu hitungan detik. Tentu ini sangat memudahkan, bukan?
Email berasal dari dua kata, electronic dan mail, yang secara umum berarti surat elektronik. Namun, secara luas email dapat berarti sarana berkirim serta bertukar pesan melalui komputer dan gadget dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi yang ada. Seiring perkembangan zaman, email tak hanya berfungsi untuk berkirim pesan, tapi juga dapat untuk mengirim file grafis seperti dokumen, gambar, video, dan audio.

Komentar
Posting Komentar